AI Copilot Bungkam Jurnalis Australia

Govind

TeknoLogiz – Riset terbaru mengungkap bahwa berita dari jurnalis Australia kurang mendapat tempat dalam ringkasan berita yang dihasilkan oleh AI Copilot milik Microsoft. Studi dari University of Sydney menunjukkan bahwa Copilot lebih sering menampilkan sumber berita dari AS atau Eropa.

Penelitian Dr Timothy Koskie dari Centre for AI Trust and Governance menemukan bahwa hanya sekitar seperlima dari respons Copilot terhadap permintaan berita yang menyertakan tautan ke media Australia. Koskie memperingatkan bahwa peningkatan penggunaan alat AI ini dapat menyebabkan lebih banyak "gurun berita" berkurangnya suara independen dan melemahnya demokrasi.

 AI Copilot Bungkam Jurnalis Australia
Gambar Istimewa : i.guim.co.uk

Menurut Koskie, teknologi AI ini "pada dasarnya mengesampingkan berita Australia". Bahkan ketika sumber berita Australia digunakan, biasanya hanya media besar seperti Nine dan ABC, bukan media independen yang lebih kecil. Lebih lanjut, Koskie menambahkan bahwa tidak ada jurnalis lokal yang disebutkan sama sekali.

Sumber Berita Frekuensi Kemunculan dalam Ringkasan AI Copilot
CNN Sering Muncul
BBC Sering Muncul
ABC America Sering Muncul
Media Australia (Nine, ABC) Kadang Muncul
Media Independen Australia Jarang Muncul

Koskie tertarik pada dampak Copilot ketika secara otomatis terinstal di sistemnya pada tahun 2023. Ia kemudian menggunakan beberapa perintah untuk mendapatkan berita, dan menemukan bahwa mayoritas jawaban Copilot mengarah ke situs web AS. Bahkan, dalam tiga dari tujuh perintah berita yang dipelajari, tidak ada sumber Australia yang muncul sama sekali.

Koskie menyarankan agar insentif tawar-menawar media berita diperluas untuk mempertimbangkan alat AI. Ia juga mendorong perusahaan AI untuk memasukkan lokasi geografis dalam desain kode mereka. Jika tidak diatasi, alat AI berisiko memperburuk tantangan pluralisme media di Australia.

Also Read

Tags