<a href="https://teknologiz.com/ai/”>TeknoLogiz AI – AMD memperkenalkan model kecerdasan buatan (AI) Stable Diffusion 3 Medium terbaru yang dioptimalkan untuk Neural Processing Unit (NPU) XDNA 2. AMD mengklaim model ini sebagai yang pertama di dunia yang memproses output dalam format BF16. Model ini akan didukung oleh laptop Ryzen AI terbaru dengan RAM minimal 24GB, setelah pengguna mengunduh perangkat lunak Amuse 3.1 beta dari Tensorstack. Stable Diffusion 3 Medium merupakan model penghasil gambar on-device yang tidak memerlukan koneksi internet.
Model AI ini didasarkan pada Stable Diffusion 3 Medium, yang dioptimalkan untuk NPU XDNA milik AMD dan terdapat pada laptop Ryzen AI keluaran tahun 2024 dan yang lebih baru. AMD mengklaim model ini dapat digunakan untuk menghasilkan gambar berkualitas tinggi dari perintah teks. Model ini menghasilkan gambar beresolusi 1024×1024, yang kemudian ditingkatkan (upscale) menjadi resolusi 2048×2048 siap cetak menggunakan kemampuan NPU.

Model AI baru ini merupakan bagian dari aplikasi desktop Amuse 3.1 terbaru dari AMD dan Tensorstack, yang dapat diunduh dan dipasang secara gratis. Karena model penghasil gambar berjalan sepenuhnya secara lokal, model ini tetap berfungsi meskipun perangkat tidak terhubung ke internet. Pemrosesan data terjadi di perangkat, didukung oleh NPU XDNA 2.
AMD menyatakan telah berupaya mengurangi kebutuhan memori model AI ini, dan sekarang hanya membutuhkan RAM 24GB, berbeda dengan 32GB yang diperlukan untuk model Stable Diffusion XL Turbo. Selain itu, model gambar baru ini hanya menggunakan 9GB RAM saat aktif. AMD mencapai hal ini dengan menggunakan format memori efisien block floating point 16 atau block fp16 (BF16).
AMD menekankan bahwa model AI Stable Diffusion 3 Medium sangat memperhatikan perintah, struktur, dan urutan. AMD menyarankan pengguna untuk pertama-tama mendeskripsikan jenis gambar, kemudian komponen struktural, dan terakhir detail dan konteks lainnya. Perintah negatif dapat digunakan untuk menghilangkan elemen dari gambar, dan penempatan tanda titik dapat mengubah pemahaman konteks model.





