Awas! Penipu Kripto Manfaatkan Google Forms

Nicken Tari

Awas! Penipu Kripto Manfaatkan Google Forms

TeknoLogiz News – Peneliti keamanan siber baru-baru ini mengungkap modus penipuan baru yang mengincar pengguna aset kripto. Para pelaku kejahatan siber ini memanfaatkan platform survei gratis dari Google, yaitu Google Forms, untuk melancarkan aksinya.

Modus operandi penipuan ini, yang diungkap oleh perusahaan keamanan siber Kaspersky, melibatkan pengiriman email palsu yang seolah-olah berasal dari layanan pertukaran kripto. Email tersebut berisi notifikasi palsu mengenai "transfer kripto" yang akan diterima oleh calon korban.

Awas! Penipu Kripto Manfaatkan Google Forms
Gambar Istimewa : cdn2.uzone.id

Para pelaku menjanjikan komisi menggiurkan dari platform kripto kepada korban. Kemudian, korban diarahkan ke situs web palsu yang menginstruksikan mereka untuk menghubungi tim "dukungan blockchain" dan melakukan pembayaran "komisi" dalam bentuk mata uang kripto agar dapat menerima transfer fiktif tersebut.

Penyerang memanfaatkan Google Forms untuk membuat formulir sederhana dengan satu kolom email. Email penipuan tersebut mencantumkan atribut Google Forms, seperti header berlogo Google Forms dan tautan ke kuesioner.

Para penjahat siber ini mengandalkan fakta bahwa email yang dikirimkan dari alamat Google yang sah cenderung lolos dari filter spam. Pengguna pun seringkali terkecoh oleh judul email yang menarik perhatian.

Setelah korban memasukkan alamat email ke dalam formulir, sistem Google secara otomatis mengirimkan email konfirmasi. Email inilah yang kemudian dimanipulasi agar tampilannya menyerupai notifikasi resmi dari platform kripto.

Andrey Kovtun, Manajer Grup Perlindungan Ancaman Email Kaspersky, menjelaskan bahwa dengan membuat email konfirmasi pengiriman palsu yang meniru notifikasi sah dari bursa kripto, penyerang memanfaatkan kredibilitas platform untuk menembus filter email dan memikat korban agar membocorkan kredensial dompet digital yang sensitif.

Setelah berhasil menjebak korban masuk ke situs web palsu yang menyerupai platform kripto, pelaku akan meminta korban untuk mengirimkan "biaya komisi" dalam bentuk kripto agar transaksi fiktif dapat diproses.

Tentu saja, ini hanyalah trik belaka. Dana yang dikirimkan oleh korban akan hilang begitu saja. Oleh karena itu, para pengguna kripto dan internet secara umum diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah tergiur dengan penawaran komisi yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Hindari mengklik tautan dari email yang mencurigakan, periksa dengan seksama format email, terutama jika melibatkan Google Forms. Selain itu, disarankan untuk menggunakan perangkat lunak keamanan yang dapat memblokir situs web berbahaya.

Also Read

Tags