TeknoLogiz – Pabrikan ponsel global vivo kembali mencuri perhatian dengan persiapan peluncuran perangkat terbarunya, vivo Y21 5G. Yang menarik, nama ini bukanlah hal baru, mengingat vivo telah merilis Y21 pada tahun 2021 lalu, memicu pertanyaan akan strategi penamaan mereka. Meskipun demikian, bocoran spesifikasi terbaru mengindikasikan bahwa ponsel ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama pada sektor daya tahan baterai dan kecepatan pengisian.
Informasi terkini mengungkapkan bahwa vivo Y21 5G akan hadir dengan dua varian kapasitas baterai yang berbeda, disesuaikan untuk pasar regional. Untuk konsumen di India dan Malaysia, perangkat ini akan dibekali baterai dengan kapasitas terukur 6.355 mAh, yang kemungkinan besar akan diiklankan sebagai 6.500 mAh (kapasitas tipikal). Sementara itu, untuk pasar global lainnya, vivo Y21 5G akan mengusung baterai berkapasitas terukur 5.090 mAh, atau sekitar 5.250 mAh dalam promosi.

Detail ini terkuak setelah ponsel dengan nomor model V2553 (untuk India dan Malaysia) dan V2554 (untuk wilayah lain) muncul dalam berbagai sertifikasi. Model V2553 telah mendapatkan restu dari BIS di India dan SIRIM di Malaysia, sementara kedua iterasi juga terlihat dalam basis data EPREL. Tak hanya kapasitas, kedua varian vivo Y21 5G ini dipastikan akan mendukung teknologi pengisian daya cepat 44W, menjanjikan waktu pengisian yang efisien.
Lebih lanjut, data dari EPREL juga memberikan gambaran menarik mengenai durabilitas dan dukungan perangkat. Baterai vivo Y21 5G dirancang untuk bertahan hingga 1.600 siklus pengisian sebelum kapasitasnya menurun di bawah 80% dari kondisi awal. Ponsel ini juga mendapatkan peringkat ‘A’ untuk ketahanan jatuh dan sertifikasi IP65, menandakan perlindungan terhadap debu dan percikan air. Di sisi lain, untuk kemudahan perbaikan, perangkat ini meraih peringkat ‘C’. vivo juga berkomitmen untuk menyediakan pembaruan keamanan Android selama lima tahun penuh, memastikan perangkat tetap aman dan relevan dalam jangka panjang.





