TeknoLogiz AI – OpenAI akhirnya meluncurkan ChatGPT Agent untuk pelanggan berbayar Plus, Pro, dan Team setelah mengalami penundaan. Fitur ini diumumkan pada 18 Juli lalu, namun implementasinya tertunda hingga Kamis kemarin.
OpenAI menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan ini melalui akun X (sebelumnya Twitter), tanpa memberikan penjelasan detail mengenai penyebabnya. Meskipun demikian, beberapa pengguna masih melaporkan belum menerima akses ke fitur baru ini.

ChatGPT Agent merupakan alat yang lebih canggih dibandingkan Operator yang dirilis tahun lalu. Keduanya mampu menjalankan tugas secara otonom, namun Agent memiliki kemampuan untuk menangani tugas yang lebih kompleks dan memerlukan eksekusi banyak perintah. Akibatnya, Operator akan dihentikan dalam beberapa minggu mendatang.
Agent memiliki kemampuan berinteraksi dengan situs web, mengolah informasi, serta kecerdasan percakapan layaknya ChatGPT. Untuk menyelesaikan tugas, Agent dilengkapi dengan browser berbasis teks dan visual, IDE untuk coding, serta akses ke API publik. Agent juga memiliki komputer virtual sendiri yang menyediakan akses ke berbagai alat tersebut.
Selain itu, ChatGPT Agent dapat terhubung ke platform pihak ketiga seperti Gmail dan GitHub melalui konektor. Pengguna juga dapat berkolaborasi dengan Agent, mengambil alih tugas, atau bahkan mengubah instruksi. Aktivitas Agent dapat dipantau melalui jendela kecil di antarmuka obrolan.





