Flipper One Terancam Gagal Rilis

Nicken Tari

TeknoLogiz – Perangkat keamanan Flipper Zero yang populer kini menghadapi ketidakpastian nasib penerusnya, Flipper One. Prototipe perangkat canggih ini telah rampung namun masa depannya terancam akibat lonjakan biaya komponen krusial.

Pavel Zhovner, salah satu penggagas Flipper Zero sekaligus CEO Flipper Devices, mengungkapkan kekhawatirannya melalui sebuah unggahan di Telegram. Ia menyatakan bahwa proyek Flipper One, yang santer dikabarkan sebagai produk selanjutnya, mungkin tidak lagi layak secara ekonomi. Meskipun PCB prototipe pertama telah tiba, analisis mendalam terhadap daftar komponen, terutama harga chip memori, menunjukkan bahwa model bisnis yang direncanakan tidak lagi memadai.

Flipper One Terancam Gagal Rilis
Gambar Istimewa : static0.xdaimages.com

Krisis chip memori DRAM global menjadi biang keladi utama. Produsen memori kini memprioritaskan pembuatan memori berkecepatan tinggi untuk pusat data kecerdasan buatan, yang berdampak pada kenaikan harga di seluruh industri. Fenomena ini juga menimpa produk lain seperti Raspberry Pi yang terpaksa menaikkan harga dua kali dalam tiga bulan.

Bagi Flipper, yang merupakan perusahaan skala kecil, dampak kenaikan harga ini terasa lebih signifikan. Berbeda dengan Raspberry Pi yang memiliki lini produk mapan dan skala produksi besar untuk menyerap biaya, Flipper harus menanggung seluruh beban biaya untuk produk baru yang belum memiliki aliran pendapatan.

Flipper One digadang-gadang sebagai evolusi besar dari Flipper Zero. Perangkat ini akan ditenagai oleh chip RK3576 dan menjalankan sistem operasi berbasis Linux. Foto-foto PCB yang dibagikan Zhovner menunjukkan adanya dua port Ethernet, dua port USB-C, port USB-A, dan konektor GPIO. Konfigurasi ini tentu membutuhkan memori yang jauh lebih besar dibandingkan desain berbasis mikrokontroler pada Flipper Zero, sehingga sangat sensitif terhadap fluktuasi harga chip memori.

Flipper Zero sendiri sukses besar setelah berhasil menggalang dana 4,8 juta dolar di Kickstarter pada tahun 2020. Perangkat ini menjadi favorit komunitas peneliti keamanan dan peretas, dengan basis pengguna yang kini mencapai lebih dari setengah juta orang. Komunitas tersebut juga telah mengembangkan berbagai modul, add-on, dan perangkat lunak kustom untuk Flipper Zero. Namun, kini masa depan penerusnya masih diselimuti tanda tanya.

Hingga berita ini diturunkan, Flipper belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait status proyek Flipper One. Pihak teknologiz.com telah berusaha menghubungi perusahaan untuk mendapatkan komentar lebih lanjut.

Also Read

Tags