Geger Gedung Putih Edit Foto Tangkapan?

Govind

TeknoLogiz – Gedung Putih dituding melakukan manipulasi digital pada foto seorang wanita yang ditangkap terkait aksi protes terhadap ICE (Imigrasi dan Bea Cukai AS). Foto yang beredar luas di media sosial itu menampilkan Nekima Levy Armstrong, seorang aktivis, dengan ekspresi yang berbeda dari foto aslinya.

Analisis mendalam oleh media terkemuka menemukan bahwa foto yang diposting oleh Gedung Putih telah diubah secara digital. Perubahan paling mencolok adalah ekspresi wajah Armstrong yang dibuat seolah-olah sedang menangis tersedu-sedu. Selain itu, warna kulit Armstrong dalam foto yang diedit tampak lebih gelap.

Geger Gedung Putih Edit Foto Tangkapan?
Gambar Istimewa : i.guim.co.uk

Foto asli Armstrong diambil saat penangkapannya terkait aksi demonstrasi yang mengganggu ibadah gereja di St Paul Minnesota. Para demonstran menuduh salah satu pendeta terlibat dengan kantor ICE St Paul. Jaksa Agung AS Pam Bondi mengumumkan penangkapan tersebut di media sosial.

Kristi Noem, Menteri Keamanan Dalam Negeri, juga memposting foto penangkapan Armstrong. Namun foto yang diposting oleh Gedung Putih sekitar 30 menit kemudian menunjukkan perbedaan signifikan.

Media berhasil menumpuk kedua foto tersebut dan menemukan kesamaan yang mencolok. Posisi petugas penegak hukum dan orang-orang di sekitarnya identik. Hal ini mengindikasikan bahwa foto yang diposting Gedung Putih adalah hasil editan dari foto yang sama.

Menanggapi tuduhan tersebut, Gedung Putih tidak memberikan bantahan langsung. Mereka hanya mengirimkan postingan dari wakil direktur komunikasi yang menyatakan bahwa penegakan hukum akan terus berlanjut dan meme akan terus dibuat.

Kasus ini memicu kontroversi dan menimbulkan pertanyaan tentang etika penggunaan media digital oleh pemerintah. Banyak pihak mengecam tindakan Gedung Putih yang dianggap sebagai upaya untuk mendiskreditkan aktivis dan memanipulasi opini publik.

Fitur Foto Asli Foto Editan Gedung Putih
Ekspresi Wajah Tenang Menangis
Warna Kulit Normal Lebih Gelap
Sumber Kristi Noem Gedung Putih
Tujuan Informasi Penangkapan Diduga Mendiskreditkan

Also Read

Tags