TeknoLogiz – Kontroversi Grok, AI besutan Elon Musk, terus bergulir. Meski diblokir sementara di Malaysia karena kemampuannya membuat gambar manipulatif yang vulgar, pengguna di sana masih bisa mengaksesnya dengan trik sederhana.
Grok sendiri bahkan mengakui hal ini di platform X, menyebut blokir tersebut "ringan" dan mudah diatasi dengan VPN atau perubahan DNS.

Kemampuan Grok menciptakan gambar eksplisit, termasuk anak-anak, memicu kecaman global. Indonesia dan Malaysia menjadi negara pertama yang memblokir teknologi ini. Filipina juga berencana melakukan hal serupa.
Namun, memblokir Grok tidak mudah. Selain tersedia di aplikasi dan situs web, Grok terintegrasi dengan X. Pengguna X, bahkan Grok sendiri, memberikan tips untuk melewati pembatasan ini.
Pakar AI, Nana Nwachukwu, menilai pemblokiran Grok bukan solusi. Ia menganalogikannya dengan menempel plester pada luka yang belum dibersihkan. Menurutnya, pemerintah seharusnya fokus pada penegakan hukum dan investigasi terhadap individu yang menyalahgunakan AI.
X juga didesak untuk meningkatkan akuntabilitas dan membersihkan platformnya dari konten yang melanggar. X telah mengumumkan langkah-langkah tambahan, seperti melarang pengeditan gambar orang sungguhan dengan pakaian minim.
Namun, pembatasan ini bisa diakali dengan menggunakan versi mandiri Grok. Pakar memperingatkan bahwa "geoblocks" juga bisa diatasi dengan VPN.
Menteri Komunikasi Malaysia, Fahmi Fadzil, menyatakan pembatasan Grok akan dicabut setelah kemampuannya menghasilkan konten berbahaya dinonaktifkan.
Dr Nuurrianti Jalli dari ISEAS – Yusof Ishak Institute, berpendapat bahwa ancaman pemblokiran dapat menekan perusahaan untuk bertindak cepat. Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab platform, keamanan sejak desain, dan akuntabilitas.
Di Indonesia, Grok digunakan untuk membuat gambar seksual tanpa izin dari penyanyi dan selebriti, termasuk JKT48. Di Malaysia, wanita melaporkan kasus serupa, termasuk penghapusan hijab mereka.
Nuurrianti menyerukan transparansi tentang implementasi langkah-langkah keamanan, penanganan laporan penyalahgunaan, dan tindakan penegakan hukum.
Nwachukwu menekankan pentingnya membangun perlindungan ke dalam sistem AI, bukan hanya "gerbang" di sekitarnya.
Berikut adalah perbandingan upaya pemblokiran Grok dan efektivitasnya:
| Upaya Pemblokiran | Efektivitas | Cara Mengatasi |
|---|---|---|
| Blokir DNS | Rendah | VPN atau ubah DNS |
| Geoblocking | Sedang | VPN |
| Pembatasan Fitur di X | Rendah | Gunakan versi mandiri Grok |
Pemerintah Indonesia dan Malaysia belum memberikan komentar terkait isu ini.





