TeknoLogiz – Menteri Bisnis Inggris, Peter Kyle, mengambil langkah berani dengan menyatakan dirinya "bertaruh besar" dan "memilih pemenang" dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi negara. Strategi ini melibatkan pemerintah yang mengambil saham langsung di perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang.
Dalam forum ekonomi dunia di Davos, Kyle menegaskan pendekatan "aktivis" terhadap kebijakan industri. Langkah ini kontras dengan kebijakan era Margaret Thatcher yang menekankan peran sektor swasta dalam menentukan perusahaan mana yang akan sukses.

Kyle tak gentar dengan perbandingan tersebut. Ia berpendapat bahwa pendekatan yang lebih proaktif dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi. "Saya ingin memastikan bahwa manfaat pertumbuhan dirasakan lebih cepat dari yang terjadi saat ini. Pertumbuhan 1.5% tahun ini tidaklah cukup," ujarnya.
Salah satu contoh konkret dari strategi ini adalah keputusan untuk mengizinkan British Business Bank yang dimiliki negara untuk membeli saham di perusahaan-perusahaan. Investasi senilai 25 juta poundsterling baru-baru ini digelontorkan ke Kraken, spin-off perangkat lunak dari pemasok energi Octopus.
Kyle melihat potensi besar pada perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang. "Perusahaan-perusahaan seperti Octopus, yang kini mempekerjakan 1.500 orang di kantor pusat mereka di London, dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi," katanya. Pemerintah berupaya mengidentifikasi perusahaan-perusahaan dengan potensi serupa dan mempercepat pertumbuhan mereka, menciptakan lapangan kerja dan kekayaan yang akan berdampak positif bagi perekonomian.
Meskipun mengakui bahwa tidak semua investasi akan berhasil, Kyle menekankan bahwa kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan ekonomi yang sehat.
Di tengah ketidakpastian global, Kyle menegaskan bahwa Inggris harus tetap fokus pada agenda ekonominya. Ia melihat peluang besar dalam bidang teknologi dan ilmu pengetahuan. "Jika kita terlalu terintimidasi oleh tantangan global, kita akan kehilangan kesempatan emas," ujarnya.
Selain investasi langsung, pemerintah juga berupaya menarik talenta-talenta terbaik dari seluruh dunia. Kyle menyatakan bahwa Inggris akan memanfaatkan ketidakstabilan yang disebabkan oleh kebijakan-kebijakan negara lain untuk menarik pekerjaan dan investasi.
"Saya akan menarik talenta terbaik dari mana pun mereka berada," katanya. Ia menambahkan bahwa Inggris menawarkan lingkungan regulasi yang kondusif bagi ilmu pengetahuan dan inovasi.
Mengenai isu migrasi, Kyle berpendapat bahwa kekhawatiran publik tidak berlaku bagi pengusaha kaya yang ingin berinvestasi dan menciptakan lapangan kerja di Inggris. Pemerintah menawarkan paket khusus bagi para talenta global untuk datang dan berkontribusi pada perekonomian Inggris.
Sebagai Menteri Bisnis, Kyle juga berupaya menyeimbangkan kepentingan bisnis dan pekerja. Ia telah mencapai kesepakatan dengan kelompok bisnis dan serikat pekerja untuk melunakkan implementasi Undang-Undang Hak Kerja, memperkenalkan masa percobaan enam bulan sebelum hak-hak penuh berlaku.
Menanggapi kekhawatiran tentang potensi PHK massal akibat AI, Kyle mengakui bahwa perubahan selalu menimbulkan rasa sakit dan kesulitan. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah siap turun tangan untuk memastikan bahwa adopsi AI tidak berdampak buruk bagi masyarakat miskin, seperti yang terjadi pada deindustrialisasi tahun 1980-an.
"Gelombang perubahan industri selalu berdampak buruk ketika pemerintah hanya menjadi penonton," katanya. Ia menambahkan bahwa pemerintah akan menggunakan pengaruhnya untuk memastikan bahwa investasi di infrastruktur digital juga menguntungkan daerah-daerah yang lebih miskin.
Berikut adalah rangkuman poin-poin penting dari strategi ekonomi Inggris:
| Aspek | Deskripsi |
|---|---|
| Pendekatan | Aktif, memilih pemenang |
| Investasi | Saham langsung di perusahaan berkembang |
| Fokus | Teknologi, ilmu pengetahuan, talenta global |
| Tujuan | Mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, mengurangi kesenjangan |
| Tantangan | Ketidakpastian global, potensi kegagalan investasi, dampak AI |
Strategi "memilih pemenang" ini merupakan langkah berani dari pemerintah Inggris. Apakah strategi ini akan berhasil mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan menciptakan kemakmuran bagi seluruh masyarakat? Waktu yang akan menjawab.





