TeknoLogiz – Jagat dunia Linux kembali diramaikan isu panas seputar KDE Plasma dan Systemd. Muncul kabar miring yang menyebutkan bahwa KDE Plasma memaksa penggunanya beralih ke Systemd, padahal banyak yang menganggapnya sebagai pilihan. Namun, tim pengembang KDE akhirnya angkat bicara untuk meluruskan kesalahpahaman ini. Mereka mengakui ada satu komponen Plasma yang memang membutuhkan Systemd, namun menegaskan bahwa pengguna tetap bisa menonaktifkannya dan melanjutkan penggunaan Plasma tanpa masalah.
Kabar ini mencuat setelah salah satu kontributor KDE memposting klarifikasi di forum Reddit. Diduga kuat, postingan ini merupakan respons atas keputusan KaOS yang menghentikan dukungannya terhadap KDE Plasma setelah 12 tahun bekerja sama. Tim KaOS beralasan tidak ingin terikat dengan Systemd jika terus menggunakan Plasma.

Dalam klarifikasinya, kontributor KDE tersebut menjawab pertanyaan krusial. Benarkah Login Manager Plasma membutuhkan Systemd? Jawabannya adalah ya. Namun, KDE menegaskan bahwa ini tidak berarti mereka memaksa pengguna. Login Manager Plasma hanya salah satu dari sekian banyak pilihan yang bisa digunakan untuk menjalankan Plasma. KDE membuat Login Manager ini sebagai opsi tambahan bagi pengembang distribusi Linux untuk memudahkan booting ke Plasma.
Lebih lanjut, KDE menekankan bahwa pengguna bebas menghapus Login Manager Plasma jika tidak menginginkannya. Mereka juga berjanji tidak akan pernah membuat komponen Plasma lainnya bergantung pada Systemd. Pernyataan ini tampaknya menjadi bantahan langsung terhadap klaim tim KaOS yang menyebutkan Plasma "hampir menuntut Systemd dan akan segera menjadi wajib".
Hingga kini, tim pengembang KaOS belum memberikan tanggapan resmi atas klarifikasi KDE. Mereka masih berencana mengganti KDE Plasma dengan Niri. Meski begitu, KaOS menyatakan akan tetap menyediakan repositori untuk instalasi KDE Plasma, sehingga pengguna yang masih ingin menggunakannya tetap bisa melakukannya. Menarik untuk dinanti apakah KaOS akan mempertimbangkan kembali keputusannya setelah mendengar penjelasan dari KDE.





