TeknoLogiz – Kernel Linux 7.0 akhirnya membuang standar yang telah didukungnya selama lebih dari dua dekade. Protokol HIPPI (High Performance Parallel Interface), yang pernah menjadi tulang punggung superkomputer di era 80-an dan 90-an, kini resmi "pensiun".
Dulu, HIPPI adalah primadona transfer data berkecepatan tinggi, mencapai 800 Mb/s dalam jarak 25 meter. Namun, teknologi serat optik modern telah melampaui kecepatan tersebut, membuat HIPPI menjadi usang.

Keputusan ini tertuang dalam commit terbaru Linux 7.0:
net: remove HIPPI support and RoadRunner HIPPI driver
HIPPI dianggap sudah tidak relevan selama lebih dari dua dekade, tergeser oleh Fibre Channel. Kode HIPPI hanya menerima sedikit perubahan dan perbaikan sepanjang sejarah Git. Driver rrunner HIPPI juga ikut dihapus, dan maintainer sebelumnya dipindahkan ke file CREDITS. Header include/uapi/linux/if_hippi.h tetap dipertahankan karena digunakan oleh kode TUN, untuk menghindari potensi masalah pada userspace.
Meskipun dampaknya minim, penghapusan HIPPI menunjukkan bagaimana Linux menyimpan "artefak" masa lalu dalam kode intinya. Walaupun menyenangkan untuk melestarikan sejarah, terkadang kita harus merelakan teknologi yang sudah usang.
Berikut tabel perbandingan singkat HIPPI dengan teknologi modern:
| Fitur | HIPPI (Era 80-90an) | Teknologi Modern (Serat Optik) |
|---|---|---|
| Kecepatan Transfer | Hingga 800 Mb/s | Gigabit/Terabit per detik |
| Jarak | 25 meter | Jarak Jauh |
| Penggunaan | Superkomputer | Rumah, Kantor, Data Center |
| Relevansi | Usang | Sangat Relevan |





