TeknoLogiz News – Meta mengambil langkah proaktif dalam melindungi anak-anak dari eksploitasi di platform Instagram dan Facebook. Perusahaan teknologi raksasa ini telah menghapus ratusan ribu akun yang melanggar kebijakan terkait perlindungan anak.
Pada awal tahun 2025, Meta mengumumkan telah menindak tegas akun-akun yang terindikasi melakukan pelanggaran terhadap anak-anak. Sebanyak 135 ribu akun Instagram dihapus karena mengirimkan komentar bernada seksual atau meminta foto tidak pantas dari akun dewasa yang menampilkan anak di bawah usia 13 tahun.

Selain itu, Meta juga menghapus sekitar 500 ribu akun Facebook dan Instagram yang terhubung dengan akun-akun pelanggar tersebut. Langkah ini bertujuan untuk memutus jaringan pelaku kejahatan terhadap anak di dunia maya.
Meta Indonesia menyatakan bahwa pengguna akan menerima notifikasi jika akun yang berinteraksi secara tidak pantas dengan konten mereka telah dihapus. Pengguna juga diimbau untuk selalu berhati-hati, serta memanfaatkan fitur blokir dan lapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
Meta juga membagikan informasi mengenai akun-akun pelaku kepada perusahaan lain melalui program Lantern dari Tech Coalition. Selain itu, Meta terus memperbarui fitur keamanan di platform mereka.
Fitur keamanan baru ditambahkan pada Direct Message (DM) Instagram. Remaja kini memiliki opsi untuk melihat Tips Keamanan, memblokir akun, serta memeriksa kapan sebuah akun bergabung dengan Instagram. Informasi ini ditampilkan di bagian atas obrolan baru untuk memudahkan pengguna remaja.
Opsi "blokir dan laporkan" juga diluncurkan di DM, memungkinkan pengguna untuk melakukan kedua tindakan tersebut secara bersamaan. Sebelumnya, kedua tindakan ini harus dilakukan secara terpisah.
Fitur Peringatan Lokasi, yang telah digunakan lebih dari 1 juta kali, terus dikembangkan. Fitur ini memberikan notifikasi kepada pengguna saat mereka berinteraksi dengan seseorang yang kemungkinan berada di negara lain, untuk mencegah penipuan sextortion.
Pengguna, terutama remaja, semakin banyak mengaktifkan fitur sensor untuk konten-konten vulgar atau sensitif, sebagai upaya melindungi diri dari konten yang tidak senonoh.
Meta juga memperketat perlindungan untuk akun dewasa yang sebagian besar kontennya menampilkan anak-anak, termasuk akun milik orang tua, manajer bakat, atau akun publik anak di bawah 13 tahun yang dikelola orang dewasa. Akun dewasa yang dioperasikan oleh anak-anak juga akan dihapus.
Untuk akun dewasa yang banyak mengunggah konten anak-anak, Meta memperluas perlindungan dengan filter otomatis pesan dan komentar, pengaturan pesan yang diperketat, serta fitur Hidden Words untuk menyaring konten sensitif. Meta juga mempersulit akun-akun mencurigakan untuk menemukan akun anak-anak melalui pencarian atau rekomendasi.





