Meta Perangi Konten Daur Ulang, Ikuti Jejak YouTube

Nicken Tari

Meta Perangi Konten Daur Ulang, Ikuti Jejak YouTube

TeknoLogiz News – Meta, perusahaan induk dari Facebook, Instagram, dan WhatsApp, mengambil langkah tegas memerangi konten daur ulang di platformnya. Kebijakan ini meniru langkah YouTube dalam memberantas konten tidak orisinal. Meta akan menindak konten yang berulang kali diunggah, baik di platform yang sama maupun berbeda, termasuk konten yang menggunakan teks, foto, atau video milik orang lain.

Konten daur ulang yang dimodifikasi dengan sentuhan kecerdasan buatan (AI) juga tak luput dari perhatian Meta. Perusahaan ini telah menghapus sekitar 10 juta akun palsu yang menyamar sebagai kreator konten terkenal pada tahun 2025. Selain itu, sekitar 500 ribu akun yang terlibat dalam aktivitas spam atau interaksi palsu telah ditindak tegas dengan penurunan visibilitas komentar dan pembatasan distribusi konten agar tidak dapat dimonetisasi.

Meta Perangi Konten Daur Ulang, Ikuti Jejak YouTube
Gambar Istimewa : cdn2.uzone.id

Berbeda dengan konten reaksi, video stitch, atau konten buatan sendiri yang melibatkan interaksi dengan pengguna lain, fokus Meta adalah pada konten yang diposting ulang oleh akun spam atau akun yang meniru identitas kreator asli. Konten semacam ini akan dikenakan sanksi, termasuk kehilangan akses ke program monetisasi Facebook dan penurunan engagement yang signifikan.

Facebook juga akan mengurangi jangkauan video duplikat dan mengarahkan pemirsa ke konten aslinya. Meta saat ini sedang menguji sistem yang menambahkan tautan ke video duplikat yang mengarah ke konten asli. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kritik dari pengguna di seluruh platform Meta, termasuk Instagram, terkait masalah akun yang dinonaktifkan secara tidak benar dan kurangnya interaksi dari pengguna asli.

Also Read

Tags