TeknoLogiz – Kabar gembira bagi para pengguna Linux yang mendambakan aplikasi desain grafis legendaris, Adobe Photoshop. Upaya untuk menghadirkan perangkat lunak ini ke sistem operasi open source semakin menunjukkan kemajuan signifikan. Perkembangan terbaru ini disambut antusias oleh komunitas yang telah lama menantikan kehadiran produk Adobe di ranah Linux.
Sebelumnya, sempat beredar kabar mengenai keberhasilan seseorang dalam menjalankan installer Adobe melalui Wine. Namun, tantangan muncul ketika mencoba mengintegrasikannya ke dalam repositori. Upaya pengiriman ke repositori Wine dan Proton milik Valve menemui jalan buntu, bahkan Proton dilaporkan menolak patch tersebut. Beruntung, tim pengembang Wine tidak tinggal diam dan kini tengah berupaya keras untuk mengintegrasikan perbaikan tersebut ke dalam aplikasi mereka.

Menurut laporan dari Phoronix, langkah konkret mulai terlihat dengan adanya pembaruan pada repositori Wine-Staging versi 11.1. Pembaruan ini mencakup perbaikan yang secara spesifik ditujukan untuk installer Adobe. Kemungkinan besar, patch yang sebelumnya telah dipublikasikan kini telah diujicobakan dan diintegrasikan ke dalam cabang pengujian Wine-Staging.
Penting untuk dicatat bahwa perbaikan ini belum sepenuhnya stabil dan belum dirilis secara resmi ke versi utama Wine. Oleh karena itu, saat ini belum bisa dianggap sebagai solusi yang didukung penuh. Namun, bagi yang tidak sabar untuk mencoba, patch ini dapat diakses melalui build pengujian Wine 11.1. Komunitas didorong untuk aktif menguji dan melaporkan setiap kendala yang ditemukan. Semakin banyak masukan yang diberikan, semakin cepat pula proses penyempurnaan agar Adobe dapat dinikmati secara optimal di mesin Linux.
Bagi Anda yang merasa lelah menunggu kehadiran Photoshop di Linux, baik secara resmi maupun tidak, Anda tidak sendirian. Sebagai alternatif sementara, beberapa pengguna telah menemukan aplikasi Affinity yang sangat baik untuk Linux. Selain itu, mencoba Photoshop versi web juga bisa menjadi pilihan menarik selagi tim Wine bekerja keras menyelesaikan integrasi installer Adobe untuk semua pengguna.





