TeknoLogiz – Motorola, pionir dalam segmen ponsel lipat, kembali mencuri perhatian dengan pengungkapan detail lengkap perangkat terbarunya, Motorola Razr Fold. Setelah sebelumnya dikenal lewat desain lipat clamshell, kini Motorola siap menggebrak pasar dengan ponsel lipat ala buku perdananya, yang pertama kali diperkenalkan di ajang CES Januari lalu. Informasi yang sempat tertutup rapat, kini terkuak nyaris sempurna, siap memanjakan para penggemar teknologi.
Para pecinta gawai di Eropa akan menjadi yang pertama merasakan sensasi Razr Fold, dengan masa pra-pesan yang dijadwalkan mulai 13 April mendatang. Perangkat premium ini akan dibanderol dengan harga fantastis, mencapai €2.000, dan menariknya, akan langsung disertakan dengan stylus canggih Moto Pen Ultra. Setelah Eropa, Razr Fold akan menyusul menyapa pasar di Timur Tengah, Asia-Pasifik, serta Amerika Utara dan Latin dalam beberapa bulan ke depan.

Motorola Razr Fold hadir dengan dimensi yang cukup signifikan untuk kategori ponsel lipat. Saat dibuka, ketebalannya hanya 4,55mm, namun saat dilipat menjadi 9,89mm. Dengan bobot 243 gram, perangkat ini memang terasa solid di genggaman. Sertifikasi IP49 menjadi jaminan ketahanan terhadap debu dan cipratan air, meski di tengah persaingan ketat, angka ini masih sedikit di bawah standar terdepan yang sudah mencapai IP6X.
Sektor layar menjadi daya tarik utama Razr Fold. Di bagian luar, terdapat layar sampul 6,6 inci dengan rasio aspek 21:9 dan resolusi 2.520 x 1.080 piksel. Layar ini telah tervalidasi Pantone, mendukung 10-bit warna, cakupan DCI-P3 100%, serta teknologi Dolby Vision dan HDR10+. Kecerahan puncaknya mencapai 6.000 nits dengan refresh rate super mulus 165Hz, dilindungi oleh Gorilla Glass Ceramic 3 yang kokoh.
Sementara itu, di bagian dalam, terhampar layar utama 8,09 inci berteknologi LTPO dengan rasio aspek 8:7.2 (2.484 x 2.232 piksel). Panel ini mampu menyesuaikan refresh rate secara dinamis dari 1 hingga 120Hz dan menawarkan kecerahan puncak yang lebih tinggi lagi, mencapai 6.200 nits. Sama seperti layar luar, layar utama ini juga tervalidasi Pantone, mendukung Dolby Vision, 10-bit warna, dan cakupan DCI-P3 100%.
Kehadiran Moto Pen Ultra menjadi nilai tambah signifikan. Stylus ini tidak hanya kompatibel dengan Razr Ultra dan Signature, tetapi juga menawarkan sensitivitas tekanan dan deteksi kemiringan. Fitur penolakan telapak tangan (palm rejection) memastikan pengalaman menulis dan menggambar yang presisi. Moto Pen Ultra juga dilengkapi fitur Quick Access Toolbar, Quick Clips, Circle to Search, dan bahkan mendukung fitur Sketch to Image bertenaga AI. Yang paling menarik, stylus ini berfungsi sempurna di kedua layar Razr Fold, baik di layar luar maupun dalam.
Untuk daya tahan, Motorola Razr Fold dibekali baterai berkapasitas besar 6.000mAh. Pengisian dayanya pun sangat cepat, mendukung 80W via kabel dan 50W secara nirkabel. Bahkan, tersedia pula pengisian nirkabel terbalik 5W. Di beberapa wilayah, pembeli akan mendapatkan adaptor TurboPower 90W dalam paket penjualan.
Performa perangkat ini ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Gen 5 non-Elite. Pilihan ini mungkin sedikit mengejutkan mengingat harga premium yang ditawarkan, terutama jika dibandingkan dengan Razr 60 Ultra yang tahun lalu menggunakan chip Elite. Namun, performa tetap dijamin optimal berkat sistem pendingin VC (Vapor Chamber) yang canggih. Chipset ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X pilihan 12GB atau 16GB, serta opsi penyimpanan internal 256GB, 512GB, hingga 1TB. Razr Fold menjalankan Android 16 langsung dari kotak, dengan modifikasi khas Motorola yang kini diperkaya fitur multitasking layar terpisah yang lebih canggih untuk layar internal yang luas. Port USB-C 3.2 Gen 1 juga mendukung DisplayPort 1.2 untuk output video dan lingkungan desktop Motorola.
Sektor fotografi Razr Fold tidak kalah menarik. Di bagian belakang, terdapat tiga kamera utama 50MP. Modul utama menggunakan sensor Sony Lytia 828 dengan piksel 1.22µm dan lensa f/1.6 yang dilengkapi OIS. Kamera ultra-wide memiliki lensa f/2.0 dengan sudut pandang 122°, autofokus, dan mode makro. Terakhir, modul periskop dibekali sensor Lytia 600 (0.8µm piksel) dengan lensa 3x/71mm dan OIS. Kemampuan perekaman video mencakup 8K pada 30fps dan 4K pada 60fps, bahkan mendukung video Dolby Vision. Sensor cahaya multi-spektral 3-in-1 turut melengkapi jajaran kamera belakang.
Untuk kebutuhan swafoto, Razr Fold menyediakan dua kamera selfie. Kamera depan di layar luar beresolusi 32MP (0.64µm, f/2.4), sementara di layar dalam terdapat kamera 20MP (0.61µm, f/2.4). Pengalaman audio juga dimanjakan dengan speaker stereo yang disetel oleh Bose dan mendukung Dolby Atmos, ditambah tiga mikrofon untuk peredam bising.
Motorola Razr Fold akan tersedia dalam dua pilihan warna elegan: Pantone Lily White dan Pantone Blackened Blue. Setelah debutnya di Eropa, perangkat ini akan segera menyusul ke pasar Amerika Utara dan wilayah lainnya dalam beberapa bulan mendatang, siap menjadi pesaing tangguh di arena ponsel lipat premium.





