TeknoLogiz – Dunia ponsel pintar kini menghadapi dilema serius terkait penetapan harga yang tepat, sebuah tantangan yang diperkirakan akan memburuk seiring potensi kelangkaan memori global. Dalam situasi ini, hasil jajak pendapat terbaru mengindikasikan bahwa Realme tampaknya kurang berhasil dalam menentukan banderol harga untuk dua model teranyarnya, Realme 16 Pro dan 16 Pro+. Khususnya untuk varian Pro+, peluang suksesnya sangat bergantung pada penyesuaian harga yang signifikan.
Realme 16 Pro+ sebenarnya merupakan perangkat yang cukup solid. Namun, skor rendah dalam survei menunjukkan bahwa banyak calon pembeli merasa harganya terlalu tinggi dibandingkan dengan penawaran kompetitor yang memberikan nilai lebih baik. Sejumlah responden menyatakan kesediaan mereka untuk kembali melirik ponsel ini jika harganya diturunkan ke level yang lebih masuk akal.

Salah satu kritik paling mencolok yang ditujukan kepada Realme 16 Pro+ adalah penggunaan kamera ultra-wide 8MP. Untuk segmen harga yang ditawarkan, sensor 8MP dianggap kurang memadai, bahkan jika itu ditempatkan pada modul kamera yang seringkali dianggap sekunder. Menariknya, tidak ada keluhan berarti mengenai performa chipset Snapdragon 7 Gen 4 yang tertanam, menandakan bahwa dapur pacu utama ponsel ini sebenarnya cukup mumpuni.
Di sisi lain, Realme 16 Pro, meski dibanderol lebih murah, juga tidak luput dari sorotan. Penurunan harga ini diiringi dengan pemangkasan spesifikasi kunci, sehingga nilai yang ditawarkan tetap terasa kurang seimbang. Sama seperti varian Pro+, kamera ultra-wide 8MP kembali menjadi sasaran kritik utama. Chipset Dimensity 7300 Max yang digunakan pada model ini bahkan tidak banyak dibicarakan, mengisyaratkan bahwa kehadirannya tidak memberikan dampak signifikan atau menjadi daya tarik utama.
Dari data yang terkumpul, terlihat jelas bahwa Realme hampir menemukan formula yang tepat untuk seri 16 Pro. Sayangnya, mereka terlalu jauh melakukan penghematan pada beberapa komponen esensial, yang justru berujung pada penilaian negatif dari pasar. Meskipun keputusan terkait komponen sudah final, penyesuaian harga untuk kedua model ini masih sangat mungkin dilakukan. Namun, dengan segala pertimbangan, tampaknya hanya Realme 16 Pro+ yang memiliki potensi untuk kembali menarik perhatian konsumen setelah koreksi harga.





